Langsung ke konten utama

3 Powerful Secrets the Wealthy Know About Life Insurance

At my company, we regularly work with high-net-worth individuals and some of these folks have tremendous wealth. Earlier in my career, I would be somewhat intimidated by them because they had amazing stories of success, and they could hop on their private jets and travel anywhere in the world with the same level of ease that the rest of us go to the grocery store.
Yet as time wore on, I started to learn that even the wealthiest people in America are generally down-to-earth folks who have worked very hard to earn their money, build their fortunes and retain their wealth. And just as Sam Walton, the founder of Walmart, drove a pickup truck until the day he died, many extremely wealthy people wear jeans, shop for bargains and don’t like to overpay - for anything.
Aside from learning about wealth creation, high-net-worth people can also teach us a great deal about many financial tools, including life insurance.
Lesson One: They have it, even though you may think they don’t need it. Though they may not be living from paycheck to paycheck, high-net-worth individuals still have life insurance. Here’s why:
  1. Liquidity. When someone passes away, their assets may not be easily transferred into cash. The principle holds true for a mansion in the Hamptons or a ranch house in the suburbs. Life insurance enables surviving families to cover costs associated with the death of a loved one — as it may take time to sell the family home or turn other assets into cash that is more easily divided among heirs.
  2. Income replacement. Wealthy folks worry about money too but maybe just on a different scale. How families will continue if a primary bread winner passes away is a relevant concern across all income groups.
  3. Wealth transfer. While the average person may not be considering trust funds for their grandchildren, we all work hard for our money and we hope we can pass down the money we don’t need to our loved ones.
Lesson Two: Financial plans for the future should include life insurance
High-net-worth people consider life insurance a powerful tool that helps them hedge against the knowns and unknowns in life.
It’s true that many wealthy people buy life insurance to help pay future estate taxes: something most of us don’t worry about. The important lesson is that we should all be looking down the road at the future costs that will impact our heirs when we pass away. If you have accumulated a certain amount of wealth, a portion of your estate may be taxable and you may not want your heirs to have to pay extra taxes. If you own a business with a partner, you may want to use insurance to fund a buy/sell arrangement if you pass away unexpectedly. If your family business is reliant upon you in order to survive, perhaps a key-man policy is in order. Life insurance is a tremendous tool that has value far beyond the traditional reasons.
Wealth individuals also recognize that their goals and needs change, so life insurance should be regularly evaluated. Needs change and sometimes better insurance products come along or circumstances change so that coverage should be modified.
Lesson Three: Life insurance is an asset
Savvy and wealthy individuals recognize that life insurance is not just a tool but also an asset. In some instances, it has a precise cash value but always carries an intrinsic value. When a life insurance policy is no longer needed, it can often be sold through a transaction known as a life settlement This is not an option solely for the super rich but one that any senior or baby boomer with an insurance policy can explore. Holders of whole or term insurance may be eligible to sell a policy on the open market for an immediate cash payout.
While we can’t all expect to join the ranks of high-net-worth Americans, we can employ the same financial tools to protect our personal fortunes and pay for retirement.

Original article By : Wm. Scott Page www.huffpost.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seni Menghabiskan Uang Secara Bijak

Anda tidak akan pernah meraih kebebasan finansial, jika Anda tidak bijak dalam menghabiskan uang. Menghabiskan uang secara bijak adalah seni itu sendiri. Dan ada beberapa teknik untuk menghabiskan uang, salah satunya adalah dengan menjauhkan diri dari membeli hal-hal yang tidak Anda perlukan. Cara yang lainnya adalah dengan cara mengalokasikan uang yang Anda miliki dengan rutin menabung dan investasi. Menabung bagi sebagian orang memang menyulitkan. Ditambah dengan kebiasaan belanja yang buruk, menyebabkan gaji bulanan bisa habis sebelum waktunya. Dibutuhkan inovatif yang cermat walau memerlukan penyesuaian yang tidak gampang. Tapi, jika anda ingin berubah, hal itu dapat diatasi. Untuk menyesuaikan pengeluaran dengan pendapatan bukan berarti membuat anda harus hemat dalam segala hal. Cukup dengan mengatur uang secara bijak atau berbelanja dengan hati-hati dapat membuat tabungan anda meningkat. Berikut cara hemat untuk menggunakan uang dalam berbelanja: 1. Hindari menghabiskan ...

How Much Is Enough? | Menghitung Besarnya Uang Pertanggungan Asuransi Yang Pas

Dalam konteks perencanaan keuangan, umumnya yang menjadi dasar apakah seseorang dikatakan memiliki asuransi secara berlebihan (over insured) atau malah kekurangan (under insured) adalah uang pertanggungan untuk asuransi jiwa. Mengapa hanya asuransi jiwa? Karena fungsi dari asuransi jiwa yang utama adalah menggantikan manfaat ekonomis apabila seorang pencari nafkah meninggal dunia. Dengan demikian, keluarga dari tertanggung dapat bertahan secara ekonomi dalam rentang waktu tertentu meskipun pencari nafkah sudah tiada. Asuransi kesehatan dan penyakit kritis memang penting. Namun dengan adanya BPJS Kesehatan, secara tidak langsung sebenarnya masyarakat sudah terlindungi oleh asuransi kesehatan. Hanya saja jika menginginkan layanan asuransi yang lebih komersial, bisa membeli asuransi kesehatan tambahan, jika tidak bisa menggunakan layanan BPJS Kesehatan. Untuk mengetahui besaran kebutuhan uang pertanggungan asuransi jiwa, salah satu pendekatan yang digunakan adalah Human Life Va...

Menghitung Biaya Pengobatan Kanker

Bagi orang Indonesia, ketika divonis terkena kanker kadang-kadang hal yang pertama ditakuti bukan masalah sembuh atau tidaknya. Tetapi justru apakah mereka memiliki uang yang cukup untuk mengobati penyakitnya. Bukan rahasia umum kalau biaya pengobatan penyakit berbahaya ini sangat mahal. Minimal dana yang disiapkan mencapai Rp 100 juta per bulan. Tentu saja, besaran biaya tersebut terbilang fantastis. Ada beberapa pengobatan kanker yang besaran biayanya paling menguras saldo rekening. Apa aja pengobatan-pengobatan tersebut? 1. Kemoterapi. Pengobatan kanker yang satu ini menjadi salah satu yang paling populer, dan bisa diandalkan. Kemoterapi merupakan pengobatan kanker dengan menggunakan obat-obatan yang diracik khusus untuk membunuh sel-sel kanker. Lantas, berapa besaran biaya buat melakukan kemoterapi ini? Buat sekali kemoterapi, biaya yang harus dikeluarkan rata-rata mencapai Rp 2 juta. Karena kemoterapi idealnya dilakukan 4 – 12 kali, total biaya pengobatan ini mencapa...