Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label perencanaan keuangan

Menghitung Biaya Pengobatan Kanker

Bagi orang Indonesia, ketika divonis terkena kanker kadang-kadang hal yang pertama ditakuti bukan masalah sembuh atau tidaknya. Tetapi justru apakah mereka memiliki uang yang cukup untuk mengobati penyakitnya. Bukan rahasia umum kalau biaya pengobatan penyakit berbahaya ini sangat mahal. Minimal dana yang disiapkan mencapai Rp 100 juta per bulan. Tentu saja, besaran biaya tersebut terbilang fantastis. Ada beberapa pengobatan kanker yang besaran biayanya paling menguras saldo rekening. Apa aja pengobatan-pengobatan tersebut? 1. Kemoterapi. Pengobatan kanker yang satu ini menjadi salah satu yang paling populer, dan bisa diandalkan. Kemoterapi merupakan pengobatan kanker dengan menggunakan obat-obatan yang diracik khusus untuk membunuh sel-sel kanker. Lantas, berapa besaran biaya buat melakukan kemoterapi ini? Buat sekali kemoterapi, biaya yang harus dikeluarkan rata-rata mencapai Rp 2 juta. Karena kemoterapi idealnya dilakukan 4 – 12 kali, total biaya pengobatan ini mencapa...

Bayar Hutang Pakai Asuransi Dengan Premi Receh

Seorang pemuka agama dalam ceramahnya selalu mengingatkan kita, apa yang sudah kita persiapkan untuk dibawa ketika kita mati nanti? Jelas, amalan baik dan buruk lah yang akan manusia bawa ketika tutup usia. Namun, perencana keuangan selalu menanyakan sebaliknya, apa yang sudah kita persiapkan untuk kita tinggalkan ketika kita mati nanti? Hutang atau warisan? Coba sejenak kita pikirkan, apa yang akan terjadi pada orang tua, pasangan, atau anak kita ketika kita mati nanti. Mungkin untuk anda yang punya nama belakang Bakrie atau Tanoesoedibjo tidak akan berdampak apa-apa untuk keluarga anda. Kalau anda? Yang perlu kita tahu, ketika kita tutup usia, semua hutang akan jatuh tempo, dan akan dibebankan kepada ahli waris kita. Tegakah kita melimpahkan beban cicilan motor, mobil, hutang kartu kredit, KTA, dan KPR rumah pada keluarga kita? Jika anda jawab ya, sungguh terlalu. Untuk mengatasi masalah diatas, ada 2 solusinya. Pertama, siapkan warisan sejumlah total hutang anda. Misal, anda ...

How Much Is Enough? | Menghitung Besarnya Uang Pertanggungan Asuransi Yang Pas

Dalam konteks perencanaan keuangan, umumnya yang menjadi dasar apakah seseorang dikatakan memiliki asuransi secara berlebihan (over insured) atau malah kekurangan (under insured) adalah uang pertanggungan untuk asuransi jiwa. Mengapa hanya asuransi jiwa? Karena fungsi dari asuransi jiwa yang utama adalah menggantikan manfaat ekonomis apabila seorang pencari nafkah meninggal dunia. Dengan demikian, keluarga dari tertanggung dapat bertahan secara ekonomi dalam rentang waktu tertentu meskipun pencari nafkah sudah tiada. Asuransi kesehatan dan penyakit kritis memang penting. Namun dengan adanya BPJS Kesehatan, secara tidak langsung sebenarnya masyarakat sudah terlindungi oleh asuransi kesehatan. Hanya saja jika menginginkan layanan asuransi yang lebih komersial, bisa membeli asuransi kesehatan tambahan, jika tidak bisa menggunakan layanan BPJS Kesehatan. Untuk mengetahui besaran kebutuhan uang pertanggungan asuransi jiwa, salah satu pendekatan yang digunakan adalah Human Life Va...

Kenali Tipe Kepribadian Anda Sebelum Memutuskan Berinvestasi

Ada beberapa tipe kepribadian investor. Sangat penting mengenal kepribadian Anda dalam berinvestasi untuk menemukan instrumen investasi yang paling sesuai bagi Anda. Ada tiga profil risiko investor sesuai karakter masing-masing investor, yakni konservatif, moderat, dan agresif. Ada sejumlah alasan yang menentukan profil risiko seseorang, seperti tujuan investasi, usia calon investor, kondisi keuangan, jangka waktu investasi, tingkat keuntungan yang ditargetkan, pengetahuan, sampai pengalaman berinvestasi. Maka dari itu, profil risiko ini ikut mempengaruhi instrumen investasi yang dipilih. Tipe investor konservatif umumnya menghindari risiko, atau lebih suka memilih portofolio investasi dengan risiko sangat rendah. Sederhananya, seorang investor lebih memilih cari jalan aman, meskipun tahu peluang keuntungan tidak tinggi. Yang penting modal investasi tidak masuk pada pilihan yang terlampau berisiko. Investor model ini lebih menyukai produk tabungan maupun pasar uang lainnya, ...

Seni Menghabiskan Uang Secara Bijak

Anda tidak akan pernah meraih kebebasan finansial, jika Anda tidak bijak dalam menghabiskan uang. Menghabiskan uang secara bijak adalah seni itu sendiri. Dan ada beberapa teknik untuk menghabiskan uang, salah satunya adalah dengan menjauhkan diri dari membeli hal-hal yang tidak Anda perlukan. Cara yang lainnya adalah dengan cara mengalokasikan uang yang Anda miliki dengan rutin menabung dan investasi. Menabung bagi sebagian orang memang menyulitkan. Ditambah dengan kebiasaan belanja yang buruk, menyebabkan gaji bulanan bisa habis sebelum waktunya. Dibutuhkan inovatif yang cermat walau memerlukan penyesuaian yang tidak gampang. Tapi, jika anda ingin berubah, hal itu dapat diatasi. Untuk menyesuaikan pengeluaran dengan pendapatan bukan berarti membuat anda harus hemat dalam segala hal. Cukup dengan mengatur uang secara bijak atau berbelanja dengan hati-hati dapat membuat tabungan anda meningkat. Berikut cara hemat untuk menggunakan uang dalam berbelanja: 1. Hindari menghabiskan ...

Generasi Milenial Terancam Masa Pensiun Yang Suram

Kaum milenial (mereka yang lahir di atas tahun 1980-an hingga tahun 1997) terancam punya masa pensiun yang suram. Bagaimana bisa? Ancaman bagi masa pensiun generasi milenial Asia ini disebabkan karena jumlah tabungan mereka lebih sedikit dari seharusnya. Survei dari Scwhab Retirement Plan Services Agustus lalu cukup klop dengan data tersebut. Dari saran para ahli untuk menabung 10-15 persen dari pemasukan, hampir semua milenial bahkan kepayahan untuk menyimpan separuh dari target yang disarankan para perencana keuangan. Milenial memiliki gaya hidup yang lebih aktif. Mereka jarang di rumah, Kebiasaan keluar rumah, makan di restoran kemudian juga memengaruhi cara berpakaian atau selera fashion para milenial serta mempengaruhi pergaulan sosialnya. Generasi ini harus menyesuaikan penampilan dan gaya hidup yang tengah populer. Pengeluaran lain kelompok milenial yang cukup menguras dompet yaitu pada barang-barang elektronika. Sekitar 17,7 persen dari pengeluaran milenial berakhir di ...

3 Powerful Secrets the Wealthy Know About Life Insurance

At my company, we regularly work with high-net-worth individuals and some of these folks have tremendous wealth. Earlier in my career, I would be somewhat intimidated by them because they had amazing stories of success, and they could hop on their private jets and travel anywhere in the world with the same level of ease that the rest of us go to the grocery store. Yet as time wore on, I started to learn that even the wealthiest people in America are generally down-to-earth folks who have worked very hard to earn their money, build their fortunes and retain their wealth. And just as Sam Walton, the founder of Walmart, drove a pickup truck until the day he died, many extremely wealthy people wear jeans, shop for bargains and don’t like to overpay - for anything. Aside from learning about wealth creation, high-net-worth people can also teach us a great deal about many financial tools, including life insurance. Lesson One: They have it, even though you may think they don’t need it....

Mengatur Keuangan Keluarga Dengan Dua Anak

Keuangan adalah hal yang paling vital ketika Anda sudah berumah tangga. Sebab, bukan hanya kelangsungan hidup diri sendiri saja yang akan Anda urus, namun juga pasangan. Beda lagi saat Anda juga memiliki buah hati. Kehadiran anak dalam keluarga membawa perasaan bahagia tersendiri yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Baik anak pertama ataupun kedua, rasanya apapun ingin Anda lakukan untuk membuat mereka terpenuhi secara materil. Mulai dari kontrol kesehatan di rumah sakit ternama, membeli perlengkapan bermerk, serta gaji baby sitter yang mahal karena tak mungkin merawat dua anak sekaligus tanpa bantuan. Boleh saja memberikan segala hal yang terbaik bagi kedua anak tercinta. Akan tetapi, mengatur keuangan sebaik-baiknya tetap harus Anda lakukan. Tujuannya agar semua kebutuhan terpenuhi tanpa kurang sedikitpun. 1. Catat Pengeluaran Dalam Sebulan. Petama, mulai dengan cara yang paling sederhana seperti mencatat pengeluaran dalam sebulan. Baik kecil ataupun besar, wajib huku...

Tak Ingin Tertipu Investasi Bodong? Perhatikan Beberapa Hal Berikut

Ada berbagai faktor yang melatar-belakangi terjadinya kerugian dalam berinvestasi, dua di antaranya adalah pengetahuan investasi yang masih minim dan banyaknya penipuan mengatasnamakan investasi yang dikenal dengan sebutan investasi bodong. OJK secara berkala melalui situs www.sikapiuangmu.ojk.go.id telah melakukan pengkinian data terhadap jumlah perusahaan atau lembaga dengan produk investasi yang diduga ilegal dan wajib diwaspadai. Ada dua skema yang biasa digunakan, yang dapat dikategorikan investasi bodong. Mari kita pelajari satu per satu. Skema Ponzi (Ponzi Scheme) Skema Ponzi atau dikenal juga sebagai money game tergolong banyak digunakan dalam penipuan investasi bodong. Carlo Pietro Giovanni Guglielmo Tebaldo Ponzi, pria asal Italia yang lebih dikenal sebagai Charles Ponzi setelah pindah ke Amerika, bisa disebut sebagai Godfather dari skema Ponzi. Pada 1920, Ponzi menjanjikan keuntungan sebesar 50% dalam jangka waktu 45 hari dan 100% untuk 90 hari sejak investor me...

Pentingnya Membaca Fund Fact Sheet Sebelum Memutuskan Berinvestasi Pada Unit Link dan Reksa Dana

Walaupun Unit Link dan Reksa Dana merupakan jenis investasi yang tidak terlihat fisiknya seperti emas maupun properti, tetapi informasi mengenai Unit Link dan Reksa Dana dapat selalu diakses oleh investor untuk memantau pergerakan investasinya. Fact sheet pada Unit Link atau Reksa Dana boleh disebut buku petunjuk atau manual book. Banyak diantara kita yang biasanya meremehkan petunjuk di manual book, namun untuk urusan investasi pada unit link atau pada reksa dana sebaiknya Anda baca terlebih dahulu. Pastikan paket investasi yang Anda pilih sesuai dengan tujuan keuangan dan tujuan investasi Anda. Apa itu Fact Sheet ? Laporan yang diterbitkan oleh Manager Investasi, dimana menyediakan informasi mengenai kinerja investasi, komposisi aset kelolaan, portofolio investasi setiap akhir bulan dari setiap paket investasi. Informasi apa saja yang dimuat dalam Fact Sheet? Tujuan investasi : Berisi informasi mengenai tujuan paket investasi yang dimaksud. Dari uraian tujuan paket inves...

Tips mengatur pengeluaran Bulanan, Agar Hasil Kerja Keras Anda Tidak Menguap Begitu Saja

Seiring penghasilan kita yang meningkat, kadang lifestyle pun ikut menyusul naik, bahkan tidak jarang lebih cepat dibanding kenaikan penghasilan kita. Banyak dari kita yang mungkin masih struggle dalam biaya hidup keluarga kita, padahal income kita sudah belasan bahkan 20-jutaan sebulan. Sedangkan di sisi lainnya, ada juga keluarga-keluarga yang hidup cukup bahkan dengan penghasilan mendekati UMR. Sebesar apa pun penghasilan bulanan Anda tidak akan bersisa di akhir bulan jika Anda tak pandai-pandai mengaturnya. Bukannya menabung, tapi utang Anda malah menumpuk. Ada teori ekonomi yang dikemukakan oleh Adam Smith, bahwa “Manusia adalah Homo Economicus“. Artinya, seberapa besar penghasilan yang kita terima maka kebutuhan yang ingin kita penuhi juga semakin meningkat. Untuk itulah perlunya mengelola keuangan dari gaji yang telah kita dapatkan agar bisa hemat dan tidak membuat tanggal tua menjadi merana. Berikut ini tips menghemat gaji bulanan Anda agar bisa dimanfaatkan satu b...

Pengecekan Kesehatan Finansial

Pernahkah Anda melakukan cek finansial? Kebanyakan dari kita tidak pernah melakukannya. Padahal, cek seperti ini penting agar dapat segera mengetahui apakah ada masalah pada keuangan Anda dan dapat segera ditangani. Jika Anda belum pernah melakukan pemeriksaan seperti ini, informasi berikut dapat menjadi gambaran bagaimana cek finansial dilakukan? Sudah sehatkah keuangan Anda? Cek kesehatan finansial bertujuan untuk mengetahui keadaan sebenarnya dari keuangan kita dibanding dengan standar keuangan yang ideal. Walaupun, cek finansial penting untuk memperbaiki keuangan Anda, namun kesadaran untuk melakukan pengecekan seperti ini masih langka di Indonesia. Idealnya, pemeriksaan seperti ini harus dilakukan minimal satu kali dalam satu tahun. Paling baik jika bisa dilakukan 3 kali dalam setahun. Cek kesehatan finansial disarankan segera dilakukan apabila ada perubahan besar yang menyangkut keuangan Anda dan keluarga, misalnya karena menikah, pindah kerja, terkena PHK atau kematian...